Originally sent from stage.4archiculture.com Ini adalah video pendahuluan dari Seri #3 (Juni 2011) Workshop Arsitektur Nusantara Kontemporer yang diselenggarakan oleh Jurusan Arsitektur FTUB, Malang. Kontak: Wulan (082131931193); Email: archwork11@gmail.com. Mohon maaf, tempat sangat terbatas: 40 orang saja. Paulus Mintarga adalah wong solo, ia arsitek otodidak berlatar-belakang pendidikan teknik-sipil UNS, pengusaha konstruksi, mebel, dan perhotelan. Dalam beberapa hal ia juga bisa dilihat sebagai peneliti bahan-konstruksi bangunan dan green architecture yang juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kultural di Solo. Dalam beberapa projek, ia berkolaborasi dengan Adi Purnomo (Mamo). Projeknya pun tak jarang bermuatan misi sosial. Ekstensi Hotel rumah-Turi miliknya misalnya, direncanakannya untuk melibatkan warga kampung sekitarnya. Arsitek di dunia dapat dikutubkan pada dua ektrimitas: kelompok-seniman idealis, dan kelompok-konsultan industrialis. Di tengahnya, ada pula yang sangat eksplisit riset arsitekturalnya; ada pula kencenderungan yang berpraksis dengan misi sosial. Dahulu ada Hasan Fathy di Mesir; di Amerika kini ada LSM Architecture for Humanity; Bjarke Ingels dan banyak nama lain yang lebih awal, dikenal pula praksis risetnya. Lalu, bagaimana di Indonesia? Ada Eko Prawoto yang berperan sebagai pekerja-sosial di Ngibkan Pasca-gempa 2006; di masa lalu pernah berkiprah Mangunwijaya. Kecenderungan riset tampak juga pada arsitek generasi muda kita seperti Budi ...

Channel: Sci & Tech Channel

Related tags:

comments powered by Disqus









TerritorioScuola. Some rights reserved. Informazioni d'uso